Tadut: Tradisi Lisan dan Media Islamisasi di Masyarakat Besemah Sumatera Selatan
Keywords:
Tadut, Tradisi Lisan, Islamisasi, Besemah, Sumatera SelatanAbstract
Artikel ini mengkaji tradisi lokal (Tadut) suatu kearifan lokal yang mengakomodir dalam penyebaran dan penguatan islamisasi di masyarakat Besemah, salah satu suku yang mendiami wilayah dataran tinggi di Provinsi Sumatera Selatan. Tadut pada awalnya tradisi pra Islam, Tadut sebagai tradisi lisan menjadi media islamisasi yang efektif dan efesien dalam memperkenalkan Islam ke masyarakat Besemah yang pada zaman dahulu sebagian besar tidak bisa membaca atau menulis. Dalam kajian ini penulis menggunakan metode sejarah dengan urutan Heuristik, Verifikasi, Interpretasi dan Historiografi. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa kemampuan para ulama sufi menjadikan budaya sebagai media Islamisasi yang efektif. Tadut berisi kalimat-kalimat nasehat, tarekat, fikih dan lainnya yang disampaikan berulang-ulang dengan nada dialek khas Besemah oleh kyai/mualim.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Faculty of Adab and Humanities, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.